Lampung merupakan salah satu daerah di Sumatra yang menawarkan pilihan wisata cukup lengkap. Mulai dari pantai, pulau, konservasi satwa, pegunungan, hingga wisata budaya, semuanya dapat ditemukan di berbagai wilayah provinsi ini.
Letaknya di ujung selatan Pulau Sumatra juga membuat Lampung cukup menarik untuk wisatawan dari Pulau Jawa. Selain destinasi yang sudah populer seperti Taman Nasional Way Kambas dan Pulau Pahawang, Lampung memiliki banyak tempat lain yang cocok untuk pencinta alam dan petualangan. Pemerintah Provinsi Lampung sendiri terus mengembangkan pariwisata berbasis alam, desa wisata, budaya, dan ekonomi kreatif.
Berikut beberapa destinasi wisata di Lampung yang bisa masuk dalam daftar perjalanan Anda.
Taman Nasional Way Kambas
Taman Nasional Way Kambas merupakan salah satu destinasi paling dikenal di Lampung, terutama karena konservasi gajah Sumatra.
Pengunjung dapat mengikuti aktivitas wisata alam dan edukasi konservasi, termasuk mengamati aktivitas gajah. Kawasan ini juga menjadi habitat berbagai satwa liar lainnya.
Setelah sempat ditutup sejak Januari 2026, layanan kunjungan wisata alam Way Kambas kembali dibuka secara terbatas mulai 30 Mei 2026 dengan pendekatan wisata yang lebih menekankan konservasi dan keselamatan satwa.
Cocok untuk: wisata keluarga, edukasi, fotografi, dan pencinta satwa.
Pulau Pahawang
Pulau Pahawang berada di Kabupaten Pesawaran dan menjadi salah satu pilihan populer untuk wisata bahari.
Kawasan ini dikenal dengan aktivitas seperti snorkeling, menyelam, dan menikmati pemandangan pulau. Dokumen perencanaan pariwisata Lampung juga memasukkan Pahawang sebagai salah satu kawasan wisata bahari untuk aktivitas snorkeling dan diving.
Untuk wisatawan yang ingin menikmati laut tanpa harus melakukan perjalanan terlalu jauh ke wilayah Indonesia timur, Pahawang dapat menjadi salah satu alternatif.
Cocok untuk: snorkeling, island hopping, dan liburan bersama teman.
Teluk Kiluan
Teluk Kiluan merupakan destinasi wisata pesisir di Kabupaten Tanggamus yang terkenal dengan panorama laut dan pengalaman wisata alam.
Kawasan Kiluan juga dikembangkan sebagai desa wisata. Pemerintah Provinsi Lampung mencatat Desa Wisata Kiluan sebagai salah satu destinasi alam yang menjadi pilihan wisatawan.
Selain menikmati pantai dan pemandangan laut, perjalanan ke kawasan ini juga cocok bagi wisatawan yang menyukai suasana alam yang relatif jauh dari kawasan perkotaan.
Cocok untuk: wisata alam, fotografi, dan perjalanan bersama komunitas.
Pantai Tanjung Setia
Bagi pencinta surfing, Pantai Tanjung Setia merupakan salah satu destinasi yang tidak boleh dilewatkan.
Pantai ini berada di pesisir barat Lampung dan memiliki karakter ombak yang menarik bagi peselancar. Kawasan Pesisir Barat juga memiliki sejumlah lokasi surfing lain seperti Way Jambu, Karang Nyimbor, Labuhan Jukung, dan Way Redak.
Selain aktivitas selancar, wisatawan dapat menikmati garis pantai dan suasana pesisir yang masih alami.
Cocok untuk: surfing, fotografi, dan wisata pantai.
Pulau Pisang
Pulau Pisang berada di wilayah Pesisir Barat dan menjadi salah satu destinasi wisata bahari yang menarik untuk dikunjungi.
Suasana pulau yang relatif tenang membuatnya cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama laut dan kehidupan masyarakat pesisir.
Pulau Pisang juga tercatat dalam daftar potensi destinasi wisata Kabupaten Pesisir Barat bersama sejumlah pantai dan kawasan wisata alam lainnya.
Cocok untuk: island getaway, fotografi, dan menikmati suasana pantai.
Menara Siger
Menara Siger merupakan salah satu ikon Lampung yang berada di kawasan Bakauheni.
Bangunan berwarna kuning ini memiliki bentuk yang terinspirasi dari siger, salah satu simbol budaya Lampung. Lokasinya juga membuat Menara Siger menarik sebagai tempat singgah bagi wisatawan yang datang atau keluar dari Lampung melalui jalur penyeberangan.
Menara Siger termasuk dalam kawasan wisata unggulan Lampung yang dikembangkan bersama sejumlah destinasi lain.
Cocok untuk: wisata keluarga, foto, dan perjalanan singkat.
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau merupakan salah satu destinasi geologi yang terkenal di kawasan Selat Sunda.
Daya tariknya bukan hanya sejarah letusan Krakatau, tetapi juga lanskap kepulauan dan aktivitas vulkaniknya.
Namun, wisatawan perlu memperhatikan status aktivitas gunung dan aturan kawasan konservasi sebelum melakukan perjalanan. Aktivitas wisata di sekitar gunung api dapat berubah mengikuti kondisi keselamatan.
Cocok untuk: wisata petualangan, fotografi, dan wisata geologi.
Gigi Hiu
Gigi Hiu merupakan kawasan pantai yang terkenal karena formasi batu karangnya.
Deretan batu karang yang menjulang di sepanjang pantai menciptakan lanskap yang berbeda dari pantai berpasir pada umumnya. Bentuk batuan tersebut menjadi daya tarik utama bagi fotografer dan wisatawan yang mencari destinasi dengan pemandangan unik.
Gigi Hiu juga termasuk salah satu destinasi yang ditampilkan dalam materi promosi pariwisata Provinsi Lampung.
Cocok untuk: fotografi, sunrise, dan wisata alam.
Pantai Klara
Pantai Klara merupakan salah satu pilihan wisata pantai di Kabupaten Pesawaran.
Lokasinya dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai dan kawasan pesisir Lampung.
Pesawaran sendiri memiliki banyak potensi wisata bahari, termasuk Pulau Pahawang dan sejumlah pulau kecil di sekitarnya.
Cocok untuk: wisata keluarga, bermain di pantai, dan bersantai.
Taman Nasional Bukit Barisan Selatan
Jika pantai bukan pilihan utama, Taman Nasional Bukit Barisan Selatan bisa menjadi alternatif untuk menikmati ekowisata.
Kawasan ini memiliki bentang alam hutan dan menjadi habitat berbagai satwa Sumatra. Beberapa kawasan di dalam dan sekitar taman nasional juga dikembangkan untuk aktivitas pengamatan satwa dan wisata alam.
Destinasi ini cocok untuk wisatawan yang lebih menyukai hutan, trekking, dan pengalaman alam.
Cocok untuk: trekking, ekowisata, dan pengamatan satwa.
Danau Ranau
Danau Ranau berada di wilayah perbatasan Lampung dan Sumatra Selatan. Danau ini memiliki panorama yang menarik dengan Gunung Seminung sebagai latar pemandangan.
Di sekitar danau juga terdapat Pulau Marisa yang memiliki mata air panas alami dan air terjun.
Karena lokasinya cukup jauh dari pusat Bandar Lampung, destinasi ini lebih cocok dimasukkan dalam perjalanan beberapa hari.
Cocok untuk: wisata alam, fotografi, dan perjalanan santai.
Desa Wisata Rigis Jaya
Lampung juga memiliki wisata berbasis desa yang menawarkan pengalaman berbeda.
Desa Wisata Rigis Jaya di Lampung Barat dikembangkan dengan konsep yang berkaitan dengan budaya dan ekowisata, sekaligus melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan pariwisata.
Wisatawan dapat menjadikan desa wisata sebagai pilihan jika ingin mendapatkan pengalaman yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat dan potensi lokal.
Cocok untuk: wisata edukasi, budaya, dan ekowisata.
Taman Purbakala Pugung Raharjo
Bagi yang tertarik dengan sejarah, Pugung Raharjo bisa menjadi pilihan.
Kawasan ini merupakan situs peninggalan masa pra-sejarah yang berada di Lampung Timur. Pugung Raharjo juga tercatat dalam daftar potensi wisata sejarah Provinsi Lampung.
Destinasi seperti ini menarik karena memberikan perspektif berbeda tentang Lampung, tidak hanya sebagai daerah wisata pantai dan alam.
Cocok untuk: wisata sejarah, edukasi, dan keluarga.
Pantai Guci Batu Kapal
Pantai Guci Batu Kapal berada di kawasan Kalianda, Lampung Selatan.
Daya tariknya adalah formasi batu karang di kawasan pantai yang memiliki bentuk menyerupai kapal. Pemandangan kawasan pantai juga menarik untuk dinikmati menjelang matahari terbenam.
Cocok untuk: sunset, fotografi, dan wisata pantai.
Bandar Lampung
Tidak semua perjalanan wisata di Lampung harus diisi dengan destinasi alam.
Bandar Lampung dapat menjadi titik awal untuk menjelajahi provinsi ini. Di kota ini, wisatawan dapat menikmati kuliner, mencari oleh-oleh, serta mengunjungi berbagai tempat wisata perkotaan.
Kawasan kota juga dapat digunakan sebagai tempat menginap sebelum melanjutkan perjalanan ke destinasi seperti Pesawaran, Lampung Selatan, atau Lampung Timur.
| Jenis liburan | Destinasi yang bisa dipilih |
|---|---|
| Wisata keluarga | Way Kambas, Menara Siger, Pantai Klara |
| Pantai | Tanjung Setia, Pantai Klara, Guci Batu Kapal |
| Snorkeling | Pahawang |
| Surfing | Tanjung Setia, Krui |
| Wisata alam | Bukit Barisan Selatan, Way Kambas, Danau Ranau |
| Fotografi | Gigi Hiu, Tanjung Setia, Pulau Pisang |
| Sejarah | Pugung Raharjo |
| Wisata desa | Rigis Jaya, Kiluan |
| Petualangan | Gunung Anak Krakatau, Bukit Barisan Selatan |
| Wisata kota | Bandar Lampung |
Karena wilayah Lampung cukup luas, sebaiknya jangan memasukkan terlalu banyak destinasi yang lokasinya berjauhan dalam satu perjalanan.
Jika hanya punya 2–3 hari, pilih destinasi yang berada dalam satu kawasan. Misalnya, perjalanan dapat difokuskan pada Bandar Lampung–Pesawaran untuk menikmati wisata bahari seperti Pahawang.
Sementara itu, perjalanan ke Pesisir Barat lebih cocok dibuat sebagai perjalanan tersendiri karena memiliki sejumlah destinasi pantai dan surfing.
Sebelum berangkat, cek juga kondisi jalan, cuaca, jam operasional, kondisi laut, serta aturan terbaru destinasi, terutama untuk kawasan konservasi dan gunung api.
Beberapa destinasi yang populer antara lain Taman Nasional Way Kambas, Pulau Pahawang, Teluk Kiluan, Tanjung Setia, Pulau Pisang, Menara Siger, dan kawasan Gunung Anak Krakatau. Pemerintah Provinsi Lampung juga mengembangkan berbagai destinasi desa wisata dan ekowisata.
Pilihan yang bisa dipertimbangkan antara lain Pahawang, Tanjung Setia, Pulau Pisang, Pantai Klara, Gigi Hiu, dan Pantai Guci Batu Kapal. Karakter masing-masing berbeda, mulai dari snorkeling hingga surfing dan fotografi.
Way Kambas dapat menjadi pilihan untuk wisata keluarga sekaligus edukasi konservasi. Pilihan lainnya adalah beberapa pantai yang memiliki akses lebih mudah serta Menara Siger.
Cocok, tetapi sebaiknya memilih destinasi yang lokasinya berdekatan. Untuk waktu singkat, hindari membuat itinerary yang mencakup destinasi di ujung timur, selatan, dan barat Lampung sekaligus.
Tergantung jenis wisata. Untuk wisata pantai dan aktivitas laut, kondisi cuaca dan gelombang perlu menjadi pertimbangan utama. Untuk kawasan konservasi atau pendakian, cek juga kondisi lapangan dan informasi resmi sebelum berangkat.
Destinasi wisata di Lampung tidak hanya terbatas pada pantai. Provinsi ini menawarkan kombinasi wisata bahari, konservasi, pegunungan, sejarah, budaya, hingga desa wisata.
Jika ingin melihat satwa dan belajar tentang konservasi, Way Kambas bisa menjadi pilihan. Untuk wisata laut, Pahawang dan Tanjung Setia menawarkan pengalaman yang berbeda. Sementara itu, Gigi Hiu, Pulau Pisang, Danau Ranau, dan Pugung Raharjo dapat menjadi alternatif bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi sisi Lampung lainnya.
Kuncinya adalah menyesuaikan destinasi dengan waktu liburan, jenis aktivitas, budget, dan jarak perjalanan agar itinerary tetap nyaman dan tidak terlalu padat.

PT GCI memproduksi tepung pati berkualitas tinggi menggunakan teknologi inovatif dan efisien. Dimulai dari kapasitas kecil, GCI telah berkembang pesat berkat fokus pada penelitian dan pengembangan serta dedikasi tim profesional kami. Tujuan utama kami adalah memberikan kualitas produk yang konsisten dengan setiap pengiriman untuk memenuhi standar tertinggi pelanggan kami.

Produk tepung tapioka dari Green Cassava Indonesia dikenal karena:
Kontrol kualitas ketat, mulai dari bahan baku hingga pengemasan.
Sertifikasi BPOM dan Halal, menjamin keamanan untuk produk pangan.
Jaringan distribusi luas, menjangkau klien industri di seluruh Indonesia.
Dengan pengalaman puluhan tahun dan komitmen pada kualitas, perusahaan ini membantu banyak pelaku usaha, dari UMKM kuliner lokal hingga industri besar yang membutuhkan tepung tapioka dalam skala besar.
Area jangakauan kami:
Konsultasikan kebutuhan usaha Anda bersama tim Green Cassava Indonesia dan temukan solusi bahan baku yang paling sesuai. Hubungi Pabrik tepung tapioka PT. Green Cassava Indonesia sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik dan pasokan stabil langsung dari pabrik.
