resep dan cara buat putu ayu dan klepon dengan mudah anti gagal di rumah

Putu Ayu dan Klepon untuk Arisan, Ini Resep Anti Gagalnya

Setiap kali giliran membawa kue arisan tiba, dilema yang sama selalu muncul: mau buat apa yang pasti disukai semua orang, tidak terlalu ribet di pagi hari, dan tampilannya tetap cantik saat disajikan? Dua jawaban yang hampir tidak pernah salah adalah putu ayu dan klepon.

Kedua kue tradisional ini punya daya tarik yang tidak lekang oleh waktu. Putu ayu dengan warna hijau pandan yang cantik dan lapisan kelapa parut di atasnya selalu berhasil menarik perhatian begitu dikeluarkan dari kotak. Sementara itu, klepon dengan tekstur kenyal dan kejutan manis gula merah yang meledak di dalam mulut selalu membuat orang tidak bisa berhenti di satu butir saja.

Selain itu, keduanya menggunakan bahan-bahan yang relatif terjangkau, tidak membutuhkan oven, dan bisa disiapkan malam sebelumnya — tiga keunggulan yang sangat relevan untuk kue arisan. Artikel ini menyajikan resep lengkap keduanya, lengkap dengan tips teknis yang memastikan hasilnya sempurna setiap kali.

Baca juga: 

Produsen Tapioka Jawa Tengah – Green Cassava Indonesia

Produsen Tapioka Surabaya – Green Cassava Indonesia

Distributor Tapioka Tangerang – Green Cassava Indonesia

Produsen & Distributor Tapioka Jakarta Terpercaya – Green Cassava Indonesia

Sekilas Tentang Putu Ayu dan Klepon

Sebelum masuk ke resep, ada baiknya Anda mengenal sedikit latar belakang kedua kue ini agar makin bangga menyajikannya di acara arisan.

Putu ayu adalah kue kukus tradisional yang terinspirasi dari kue putu bambu, yaitu kue yang dimasak menggunakan cetakan bambu dengan uap panas. Nama “ayu” dalam bahasa Jawa berarti cantik, dan memang itulah yang menonjol dari kue ini: cetakan bunganya yang cantik, warna hijau pandan yang segar, dan lapisan kelapa parut yang menjadi mahkotanya saat kue dibalik dari cetakan.

Klepon, di sisi lain, adalah jajanan pasar yang sudah ada sejak ratusan tahun di seluruh Nusantara. Di Jawa dikenal sebagai klepon, di Sulawesi disebut onde-onde, dan di beberapa daerah Sumatera dikenal dengan nama kelepon. Apapun namanya, esensinya selalu sama: bola kenyal berwarna hijau pandan berisi gula merah cair yang dibalut kelapa parut.

Menariknya, kedua kue ini sama-sama memanfaatkan tepung tapioka sebagai salah satu komponen adonannya. Tapioka memberikan sedikit kekenyalan ekstra dan membantu menjaga tekstur kue tetap lembut meski sudah beberapa jam disimpan setelah selesai dibuat — keunggulan yang sangat praktis untuk keperluan arisan.

Resep Putu Ayu Pandan Anti Gagal

Putu ayu yang sempurna memiliki tiga karakteristik utama: mengembang sempurna saat dikukus, tidak bantat, dan kelapa parut menempel rapi di bagian atas saat kue dibalik dari cetakan. Ketiga hal tersebut sangat bisa dicapai jika Anda mengikuti langkah-langkah berikut dengan cermat.

Bahan adonan (untuk sekitar 20 buah):

  • 3 butir telur ukuran besar, suhu ruang
  • 150 gram gula pasir
  • 1 sdt cake emulsifier atau SP
  • 150 gram tepung terigu protein sedang, ayak
  • 25 gram tepung tapioka, ayak
  • 100 ml santan kental
  • 100 ml air daun pandan segar, dari 10 lembar daun pandan yang diblender dan disaring
  • ½ sdt pasta pandan untuk warna lebih cerah
  • ¼ sdt garam

Bahan topping kelapa:

  • 200 gram kelapa parut segar, pilih yang tidak terlalu tua
  • ½ sdt garam
  • 1 lembar daun pandan, simpulkan

Cara membuat putu ayu:

Langkah 1: Siapkan topping kelapa
Campurkan kelapa parut dengan garam dan daun pandan. Kukus selama 15 menit hingga kelapa matang dan tidak mudah basi. Setelah dikukus, kelapa bisa bertahan jauh lebih lama dibandingkan kelapa mentah. Sisihkan dan biarkan dingin sebelum digunakan.

Langkah 2: Kocok telur hingga mengembang sempurna
Masukkan telur, gula pasir, dan cake emulsifier ke dalam mangkuk mixer. Kocok dengan kecepatan tinggi selama 10 hingga 12 menit hingga adonan mengembang tiga kali lipat dari volume awal, berwarna kuning pucat, dan sangat kental. Saat sendok diangkat, adonan harus jatuh membentuk pita yang menumpuk di permukaan sebelum akhirnya menyatu kembali. Jika belum mencapai tahap ini, lanjutkan mengocok.

Inilah langkah paling krusial dalam membuat putu ayu yang tidak bantat. Pengocokkan yang kurang sempurna adalah penyebab utama putu ayu yang kempes dan padat setelah dikukus.

Langkah 3: Masukkan bahan kering dan cair secara bergantian
Kurangi kecepatan mixer ke level rendah. Masukkan campuran tepung terigu dan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil bergantian dengan menuangkan campuran santan dan air pandan. Selanjutnya aduk dengan spatula menggunakan gerakan lipat dari bawah ke atas — jangan mengaduk melingkar karena akan membuang udara yang sudah terbentuk dalam adonan. Tambahkan pasta pandan dan garam, aduk ringan hingga rata.

Langkah 4: Isi cetakan
Olesi cetakan putu ayu dengan sedikit minyak goreng tipis-tipis agar kue tidak menempel. Masukkan sekitar satu sendok makan kelapa kukus ke dasar cetakan dan tekan ringan agar kelapa merata dan sedikit padat — kelapa yang terlalu longgar akan jatuh berserakan saat kue dibalik. Tuangkan adonan di atas kelapa hingga hampir penuh, sekitar 90 persen.

Langkah 5: Kukus hingga matang sempurna
Panaskan kukusan terlebih dahulu hingga uap mengepul kuat sebelum memasukkan cetakan. Bungkus tutup kukusan dengan kain bersih untuk mencegah air kondensasi menetes ke permukaan kue yang bisa menyebabkan kue bergelombang dan tidak rata. Kukus selama 15 hingga 18 menit dengan api sedang. Jangan membuka tutup kukusan sebelum 12 menit pertama agar putu ayu mengembang sempurna.

Uji kematangan dengan menusukkan tusuk gigi ke tengah kue — jika keluar bersih tanpa adonan basah yang menempel, putu ayu sudah matang. Angkat, diamkan sebentar, kemudian balik di atas piring saji.

Resep Klepon Pandan Anti Pecah

Klepon yang sempurna memiliki dua karakter yang kontradiktif namun harus ada secara bersamaan: kulitnya kenyal namun tidak alot, dan isiannya cair saat digigit namun tidak bocor saat direbus. Kombinasi tepung ketan dan tepung tapioka dalam resep ini adalah kunci untuk mencapai keseimbangan tersebut.

Bahan (untuk sekitar 30 buah):

  • 200 gram tepung ketan putih
  • 25 gram tepung tapioka
  • 150 ml air pandan dari 8 lembar daun pandan yang diblender, disaring, dan dihangatkan
  • ¼ sdt garam
  • Beberapa tetes pasta pandan untuk warna lebih cerah

Bahan isian:

  • 150 gram gula merah, sisir halus
  • 1 sdm gula pasir
  • 1 lembar daun pandan

Bahan pelengkap:

  • 200 gram kelapa parut segar setengah tua
  • ½ sdt garam
  • 1 lembar daun pandan

Cara membuat klepon:

Langkah 1: Siapkan isian gula merah
Masak gula merah yang sudah disisir bersama gula pasir dan daun pandan dengan api kecil sambil terus diaduk hingga gula merah meleleh dan sedikit mengental. Angkat dan biarkan dingin hingga mengeras kembali. Cara ini menghasilkan isian yang tidak terlalu cair saat dimasukkan ke dalam adonan namun langsung meleleh saat klepon matang dan digigit.

Langkah 2: Kukus kelapa parut
Campurkan kelapa parut dengan garam dan daun pandan, kemudian kukus selama 15 menit. Sisihkan hingga dingin.

Langkah 3: Buat adonan klepon
Campurkan tepung ketan dan tepung tapioka dalam satu wadah, aduk rata. Tambahkan garam dan pasta pandan. Tuangkan air pandan hangat sedikit demi sedikit sambil diuleni dengan tangan hingga adonan kalis, lembut, dan bisa dibentuk tanpa retak. Konsistensi adonan yang baik adalah seperti playdough yang lembut — tidak lengket di tangan namun tidak terlalu kering hingga mudah retak.

Perhatikan bahwa air pandan harus dalam kondisi hangat, bukan panas atau dingin. Air yang terlalu panas akan membuat tepung ketan langsung tergelatinisasi dan adonan menjadi terlalu lengket. Sebaliknya, air dingin tidak cukup untuk mengaktifkan pati dalam tepung ketan sehingga adonan mudah retak saat dibentuk.

Langkah 4: Bentuk dan isi klepon
Ambil sekitar 15 gram adonan, bulatkan, kemudian pipihkan di telapak tangan. Taruh sekitar setengah sdt isian gula merah yang sudah mengeras di tengahnya. Rapatkan pinggiran adonan dengan hati-hati dan bulatkan kembali, pastikan tidak ada celah sekecil apapun yang bisa membuat gula merah bocor selama proses perebusan.

Langkah 5: Rebus klepon
Didihkan air dalam panci besar, tambahkan satu lembar daun pandan agar aroma klepon makin harum. Masukkan klepon satu per satu ke dalam air mendidih. Rebus dengan api sedang hingga klepon mengapung ke permukaan. Setelah mengapung, diamkan 2 hingga 3 menit lagi sebelum diangkat untuk memastikan isian gula merah sudah meleleh sempurna di dalam.

Angkat klepon dengan saringan berlubang dan langsung gulingkan ke atas kelapa parut kukus saat masih hangat. Klepon yang hangat akan menyerap kelapa parut lebih baik dibandingkan klepon yang sudah dingin.

Tips Penyajian untuk Arisan

Dua kue ini paling baik disajikan pada hari yang sama karena kesegarannya sangat menentukan kenikmatan. Namun, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan agar keduanya tetap dalam kondisi prima meski dibuat beberapa jam sebelum acara arisan dimulai.

Untuk putu ayu: Simpan dalam wadah tertutup di suhu ruang, jangan masukkan ke kulkas karena suhu dingin akan membuat tekstur putu ayu menjadi keras dan padat. Putu ayu buatan pagi hari masih sangat layak disajikan hingga sore hari selama disimpan dengan benar.

Untuk klepon: Simpan di suhu ruang dalam wadah tertutup dan jangan dilapisi kelapa parut terlebih dahulu jika masih beberapa jam sebelum disajikan. Gulingkan ke kelapa parut menjelang waktu penyajian agar tampilan tetap segar dan kelapa tidak mengering.

Untuk sajian arisan yang lebih menarik: Susun putu ayu dan klepon dalam satu nampan atau besek bambu yang sudah dilapisi daun pisang. Kombinasi warna hijau keduanya dengan putih kelapa parut menghasilkan tampilan yang sangat cantik dan instagramable — nilai tambah yang tidak bisa diremehkan di era media sosial seperti sekarang.

Peran Tepung Tapioka dalam Kedua Kue Ini

Meskipun bukan bahan utama, tepung tapioka memainkan peran yang cukup signifikan dalam kedua kue ini.

Pada putu ayu, tapioka membantu menghasilkan tekstur yang sedikit lebih lembut dan tidak terlalu padat dibandingkan jika hanya menggunakan tepung terigu saja. Sifat pati tapioka yang berbeda dari gluten terigu menciptakan struktur yang lebih ringan dan lebih lembab pada kue kukus.

Pada klepon, tapioka yang ditambahkan dalam proporsi kecil ke adonan tepung ketan memberikan kekenyalan yang berbeda — lebih elastis dan tidak mudah pecah saat digulung ke kelapa parut. Tanpa tapioka, klepon cenderung lebih mudah retak terutama saat masih hangat.

Kualitas tepung tapioka yang Anda gunakan turut memengaruhi hasil akhir keduanya. Tapioka dengan kadar pati tinggi dari produsen yang menjaga standar kualitas produksinya akan menghasilkan tekstur yang lebih konsisten dan memuaskan dibandingkan tapioka kualitas rendah. Bagi Anda yang membutuhkan tepung tapioka berkualitas untuk keperluan memasak maupun produksi kue dalam skala usaha, GCI (Green Cassava Indonesia) menyediakan produk bersertifikasi BPOM, SNI, dan Halal yang konsisten di setiap kemasan.

Ringkasan

Putu ayu dan klepon adalah kombinasi kue arisan yang hampir tidak pernah salah: tampilannya cantik, rasanya disukai semua kalangan, dan pembuatannya tidak membutuhkan oven. Kunci suksesnya ada pada pengocokkan telur yang sempurna untuk putu ayu, konsistensi adonan yang tepat untuk klepon, dan penggunaan tepung tapioka berkualitas yang memberikan tekstur lembut dan kenyal pada keduanya.

Coba resep ini untuk arisan berikutnya dan pastikan membawa lebih dari yang biasanya Anda buat, karena kedua kue ini hampir pasti selalu habis sebelum acara selesai.

Mengenal Green Cassava Indonesia: Brand Tepung Tapioka Premium

 
green cassava indonesia
 

PT GCI memproduksi tepung pati berkualitas tinggi menggunakan teknologi inovatif dan efisien. Dimulai dari kapasitas kecil, GCI telah berkembang pesat berkat fokus pada penelitian dan pengembangan serta dedikasi tim profesional kami. Tujuan utama kami adalah memberikan kualitas produk yang konsisten dengan setiap pengiriman untuk memenuhi standar tertinggi pelanggan kami.

gci

Produk tepung tapioka dari Green Cassava Indonesia dikenal karena:

  • Kontrol kualitas ketat, mulai dari bahan baku hingga pengemasan.

  • Sertifikasi BPOM dan Halal, menjamin keamanan untuk produk pangan.

  • Jaringan distribusi luas, menjangkau klien industri di seluruh Indonesia.

Dengan pengalaman puluhan tahun dan komitmen pada kualitas, perusahaan ini membantu banyak pelaku usaha, dari UMKM kuliner lokal hingga industri besar yang membutuhkan tepung tapioka dalam skala besar.

Area jangakauan kami:

  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jogjakarta
  • Jawa Timur
  • Sumatera

Ingin tahu tepung tapioka yang tepat untuk produk Anda?

Konsultasikan kebutuhan usaha Anda bersama tim Green Cassava Indonesia dan temukan solusi bahan baku yang paling sesuai. Hubungi Green Cassava Indonesia sekarang untuk mendapatkan penawaran harga terbaik dan pasokan stabil langsung dari pabrik.

HUBUNGI KAMI

DAPATKAN SAMPLE GRATIS

Locally Rooted, Globally Trusted.

PT. Green Cassava Indonesia    © 2025

Office Address

Lippo Cikarang, Sukadami, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530

Explore

Home

Produk

Tentang Kami

Blog

Phone Number

0851-2133-2602

Email

greencassavaindonesia@gmail.com